6% Laba Staco Mandiri dari underwriting premi
Oleh Anggi Oktarinda
Senin, 05 Desember 2011 | 14:47 WIB

 

JAKARTA: PT Asuransi Staco Mandiri mencatatkan perolehan laba sebesar Rp5 miliar hingga Oktober 2011 dan sebanyak 60% perolehan laba tersebut berasal dari laba hasil underwriting premi.

Sampai dengan Oktober 2011, perusahaan mencatatkan perolehan premi sebesar Rp70 miliar dan diproyeksikan dapat mencapai Rp84 miliar pada akhir tahun.

Ruhari, Presiden Direktur Asuransi Staco Mandiri, mengatakan sebesar 40% perolehan laba berasal dari hasil investasi. Perusahaan mengalokasikan dana investasi sebesar Rp60 miliar sepanjang tahun ini.

“Sebagian dana diinvestasikan dalam saham, meskipun tidak banyak, tidak sampai 20%, sehingga kondisi pasar modal yang sedang down ada pengaruhnya,” ujarnya.

Dia menuturkan sekitar Rp12 miliar atau 20% dari keseluruhan dana investasi pada tahun ini ditempatkan pada instrumen investasi reksadana yang terbagi atas reksadana campuran, ekuitas, dan pendapatan tetap (fixed income).

Dia memroyeksikan laba akhir tahun dapat mencapai Rp5,5 miliar- Rp6 miliar. Pada tahun depan, Ruhari menargetkan perolehan laba Rp7 miliar-Rp8 miliar.

Ruhari menambahkan unit usaha asuransi syariah memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap laba. Dia menuturkan dengan porsi bisnis sebesar 10%, unit usaha syariah mampu memberikan kontribusi sebesar 15%-20% terhadap laba.

Dia menuturkan bisnis asuransi syariah menyasar segmen ritel dengan produk andalan kecelakaan pribadi (personal accident/PA) plus. Bisnis tersebut, lanjutnya, mencatatkan tingkat loss ratio kurang dari 10%.

“Unit usaha syariah termasuk yang cepat mengalami pertumbuhan. Porsi bisnis syariah akan dinaikkan lagi menjadi 20% pada tahun depan,” katanya.

Saat ini, perusahaan bekerjasama dengan PT Bank Syariah Mandiri untuk pemasaran produk PA plus kepada nasabah. Ruhari menyatakan akan memperluas rekanan untuk ekspansi produk-produk asuransi syariah pada tahun depan.

“Strateginya dengan memperluas rekanan. Kami sudah pendekatan dengan Bank Jabar Banten Syariah dan BNI syariah,” katanya. (sut)

Baca original source: http://www.bisnis.com/articles/6-percent-laba-staco-mandiri-dari-underwriting-premi