PT Asuransi Staco Mandiri didirikan di Jakarta pada tanggal 10 Februari 1990 dengan Akte Notaris H. Asmawel Amin S.H. dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan surat No. C.2.960.HT.01.01 tahun 1990 tertanggal 26 Februari 1990 dengan nama PT Staco Jasapratama (General Insurance). Izin usaha telah diberikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan surat keputusan Nomor : Kep.230/KM.13/1990 tertanggal 5 April 1990.

Sesuai dengan Akta Notaris Nomor 3, tanggal 2 Mei 2011 yang dibuat oleh Aulia Taufani, S.H. sebagai pengganti dari Notaris Sutjipto, S.H. dan sesuai keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-27973.AH.01. 02.Tahun 2011, tanggal 6 Juni 2011, PT. Staco Jasapratama berubah nama menjadi PT Asuransi Staco Mandiri.

PT Asuransi Staco Mandiri sampai saat ini sudah memiliki 12 (dua belas) kantor cabang yang tersebar di Jakarta (Kantor Cabang Utama,  Jakarta 2, Cabang Syariah dan kantor pemasaran Bekasi), Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Makassar, Palembang dan Balikpapan, serta 3 (tiga) kantor pemasaran yaitu Bekasi,  Bali dan Yogyakarta. Untuk meningkatkan pelayanan, pengembangan jaringan usaha akan dilakukan secara bertahap.

Pada tahun 2012 dan 2013 PT Asuransi Staco Mandiri menerima penghargaan Infobank Insurance Awards, Indonesia Insurance Awards dan Islamic Finance Awards & Cup.


NILAI-NILAI

  • Orientasi kepada Customer dan bisnis
  • Keseimbangan yang dinamis dalam berbagai aspek antara lain kepentingan Stakeholder dan tujuan bisnis, antara kemampuan dan sasaran perusahaan.
  • Professionalisme
  • Inovatif
  • Strategic Management dan Strategic Thinking
  • Efisien dan Efektif

VISI

  • Menciptakan, mengolah dan memasarkan jasa asuransi umum yang bermutu dengan kondisi yang kompetitif
  • Memberikan pelayanan secara professional dengan berorientasi pada kepuasan pelanggan

MISI

  • Menjadi perusahaan asuransi umum yang professional, inovatif, efisien dan tumbuh seiring dengan kesempatan yang terbuka serta diperhitungkan dalam industri, sesuai dengan kelasnya